By: Peribadi And La Ode
Montasir
Department
of Sociology Science, Faculty of Social and Political Science,
Universitas
Halu Oleo, Southeast Sulawesi, Indonesia.
Prolog. Urgensi nilai-nilai budaya dalam
proses demokratisasi di bangsa dan negara tercinta ini, mungkin saja bukan
hanya karena “citra demokrasi” berasal dari negara dan bangsa yang berbeda
budaya. Akan tetapi, dalam tataran praksis kita tengah diperhadapkan dengan
politisi-politisi bagundal yang terjangkiti candu “narkotika budaya (narkoya)” dalam kerangka life
style yang serba bebas (liberal), tidak mengenal haram-halal (permisif),
dan amat memanjakan hawa nafsu (hedonis).












